Warga Bukit Dempo Keluhkan Proyek Gorong-gorong 

Nasional18 Dilihat

Belinyu | Jejakkriminal.info – Kondisi proyek pembangunan gorong-gorong di ruas Jalan Raya kabupaten, tepatnya di Bukit Dempo, Kelurahan Bukit ketok, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, dikeluhkan pengguna jalan, Sabtu (25/7/2026).

Pekerjaan belum juga rampung, sementara material berupa batu kerikil masih berserakan di badan jalan dan dinilai membahayakan keselamatan pengendara.

Berdasarkan pantauan di lokasi, permukaan jalan pada area proyek tampak tidak rata. Aspal yang dibongkar belum kembali ditutup secara sempurna, sehingga membentuk cekungan yang dapat mengganggu kendaraan yang melintas.

Di sisi Gorong- gorong juga terlihat lubang proyek yang berpotensi menyebabkan kendaraan, khususnya sepeda motor, kehilangan keseimbangan.

Baca Juga :  Arsari Tambang-Pemkot Pangkalpinang Bangun Kolaborasi, Harwendro: Ingin Sejahterakan Masyarakat

Kondisi tersebut semakin berisiko bagi pengendara yang melintas pada malam hari atau saat hujan, karena permukaan jalan menjadi licin sulit terlihat.

Sejumlah pengguna jalan berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera menyelesaikan pekerjaan tersebut yang masih berserakan agar tidak membahayakan masyarakat.

Selain percepatan penyelesaian proyek, kontraktor pelaksana juga diminta untuk merapikan dan mengembalikan jalan seperti semula untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Masyarakat berharap perbaikan infrastruktur yang bertujuan meningkatkan kualitas jalan tidak justru menimbulkan potensi kecelakaan akibat lambatnya penyelesaian pekerjaan dan kurangnya penanganan di lokasi proyek.

Ditempat yang sama, salah satu warga sekitar AD menjelaskan, “proyek Gorong-gorong itu sudah lama hampir dua tahunan dibiarkan begitu saja, pihak kontraktor habis pemasangan Gorong -gorong selesai ditinggalkan tidak dikembalikan seperti semula”, Ucapnya.

Baca Juga :  Kelangkaan BBM di Koba: Ketika Kebijakan Penertiban Menjadi Ancaman Nyata bagi Masyarakat

Warga lain juga menambahkan, “kalau proyek Gorong-gorong tersebut tidak secepatnya di perbaiki sangat membahayakan pengguna jalan apa lagi kalau malam hari jalan ini gelap tidak ada penerangan lampu jalan.

Kami berharap pemerintah tanggap menyelesaikan keluhan masyarakat ini.Dan meminta pihak kontraktor yang mengerjakan proyek Gorong-gorong ini harus bertanggung jawab untuk merapikan dan mengembalikan jalan yang dibongkar”, ucapnya.

Sy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *