Pemuda Tangguh, Semangatnya Tak Mudah Padam

Nasional15 Dilihat

Jejakkriminal.info- Remaja yang tangguh tak pernah mengenal lelah. Dikala keringat terus mengucur, tetap bergerak walau tak tidur. Tidur sejenak untuk pulihkan energi. Lalu beranjak untuk tuntaskan aktivitas yang sempat terhenti. Itulah pemuda yang semangatnya berkobar bagaikan api.”*

Masa muda adalah masa yang penuh tenaga, semangat, dan kesempatan. Pada usia inilah seseorang biasanya memiliki banyak keinginan. Ingin belajar, berkarya, mencoba sesuatu yang baru, membangun masa depan, bahkan ingin memberikan manfaat bagi orang lain.

Namun, perjalanan itu tentu tidak selalu mudah. Ada kalanya semangat begitu tinggi, tetapi tubuh mulai lelah. Ada pekerjaan yang belum selesai, sementara pikiran sudah ingin berhenti. Di sinilah ketangguhan seorang pemuda sebenarnya diuji.

Menurut saya, menjadi pemuda tangguh bukan berarti harus memaksakan diri setiap waktu. Kita tetap manusia yang memiliki batas. Ada waktunya bekerja, ada waktunya belajar, dan ada waktunya beristirahat. Istirahat bukan tanda menyerah. Istirahat adalah cara kita mengembalikan tenaga agar dapat melanjutkan perjuangan.

Yang perlu kita hindari adalah menjadikan rasa lelah sebagai alasan untuk berhenti terlalu lama.

Baca Juga :  Peringati HAN Ke-42, Pemko Tanjungbalai Perkuat Komitmen Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak

Kadang kita sebenarnya belum benar-benar lelah, tetapi sudah lebih dahulu menyerah. Baru menemui satu kesulitan, kita mengatakan tidak mampu. Baru mengalami kegagalan, kita memilih mundur. Baru menghadapi sedikit tekanan, kita merasa perjalanan sudah terlalu berat.

Padahal, tidak semua hasil bisa diperoleh dengan cepat.

Ada proses yang membutuhkan waktu. Ada cita-cita yang harus diperjuangkan bertahun-tahun. Ada pekerjaan yang harus diselesaikan sedikit demi sedikit. Bahkan, ada impian yang baru bisa diwujudkan setelah berkali-kali mengalami kegagalan.

Karena itu, saya percaya bahwa pemuda tidak harus selalu berlari. Jika sedang kuat, berlarilah. Jika mulai lelah, berjalanlah. Jika benar-benar membutuhkan istirahat, berhentilah sejenak. Tetapi setelah tenaga kembali pulih, **beranjaklah dan lanjutkan kembali apa yang sempat terhenti.**

Sebab yang membedakan orang yang berhasil melanjutkan perjalanan dengan orang yang berhenti bukan selalu soal kemampuan. Sering kali, yang membedakan adalah kemauan untuk mencoba kembali.

Baca Juga :  Festival HARKOPNAS Ke-79 Bupati Om ZEIN, Festival UMKM 2026 Purwakarta Naik Kelas

Kita juga tidak perlu terlalu sibuk membandingkan perjalanan dengan orang lain. Ada orang yang lebih dahulu berhasil, ada yang masih berjuang dari bawah. Setiap orang mempunyai waktunya sendiri.

Yang terpenting adalah memastikan bahwa hari ini kita masih bergerak.

Sekecil apa pun langkahnya, tetaplah melangkah. Belajar satu hal baru, menyelesaikan satu pekerjaan, memperbaiki satu kesalahan, atau mencoba kembali sesuatu yang sebelumnya gagal. Semua itu tetap merupakan bagian dari perjuangan.

Pemuda hari ini adalah bagian dari wajah masa depan. Karena itu, masa muda jangan hanya dihabiskan untuk mencari kesenangan, tetapi juga untuk membangun diri, menambah ilmu, memperbanyak pengalaman, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

**Jangan takut lelah dalam berjuang. Takutlah jika masa muda berlalu tanpa sesuatu yang pernah kita perjuangkan.**

Beristirahatlah ketika memang diperlukan. Tetapi setelah itu, bangkitlah kembali.

Sebab semangat seorang pemuda seharusnya seperti api: **boleh mengecil ketika diterpa angin, tetapi jangan sampai padam.**

— **Alvhi Syahrin / Alvhi Peci**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *