Final Sengit Diputuskan Adu Penalti Dusun Tiga Juara Sidorahayu Cup

Olahraga11 Dilihat

LAMPUNG TIMUR |Jejakkriminal.info — Gelaran Sidorahayu Cup 2026, kejuaraan sepak bola antar dusun yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Sidorahayu, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur, mencapai puncaknya pada Jumat (21/8/2026) sore di Lapangan Merdeka. Laga final yang mempertemukan Dusun Tiga melawan Dusun Lima berlangsung sangat sengit, panas, dan penuh drama, hingga pemenang harus ditentukan melalui jalur adu penalti. Pada akhirnya, Dusun Tiga keluar sebagai juara setelah menang telak di babak penentu dengan skor 4–2.

Laga dipimpin langsung oleh wasit Rahmat, dibantu hakim garis Riski dan Edi. Sejak bunyi peluit awal, kedua tim langsung tampil habis-habisan, saling serang balik dengan permainan cepat, keras namun tetap menjunjung sportivitas. Ribuan penonton yang memadati lapangan pun tak henti-henti memberikan dukungan, menciptakan suasana yang meriah dan penuh semangat persaudaraan.

Baru berjalan 5 menit pertandingan, terjadi insiden yang mencekam. Pemain Dusun Tiga, Acang, harus ditandu keluar lapangan akibat mengalami cedera setelah bertabrakan keras dengan pemain lawan. Namun, semangat juangnya tak luntur. Hanya dalam waktu singkat, Acang kembali berdiri dan masuk kembali ke lapangan untuk melanjutkan pertandingan, mendapat tepuk tangan meriah dari penonton kedua belah pihak. Hingga babak pertama berakhir, kedudukan masih keseimbangan 0–0, kedua tim saling mengunci dan tak ada yang mau memberi celah.

Baca Juga :  Saat Bepe Kehilangan Medali Juara Piala Presiden

Memasuki babak kedua, intensitas permainan semakin meninggi. Serangan silih berganti terjadi di kedua area pertahanan. Pada menit ke-73, akhirnya kebuntuan terpecah. Purwanto, pemain andalan Dusun Tiga bernomor punggung 9, berhasil menjebol gawang Dusun Lima dan membawa timnya unggul 1–0.

Tertinggal satu gol, Dusun Lima tak tinggal diam. Mereka meningkatkan serangan dan terus menekan pertahanan lawan. Perjuangan mereka membuahkan hasil, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1–1. Skor imbang itu bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya waktu normal berbunyi. Panasnya pertandingan tak melahirkan gol tambahan, sehingga panitia penyelenggara memutuskan langsung menuju babak adu penalti tanpa perpanjangan waktu.

Di babak penentu yang penuh ketegangan ini, pemain Dusun Tiga tampil lebih tenang, matang, dan akurat dalam mengeksekusi tendangan penalti. Sementara itu, kiper Dusun Tiga juga tampil gemilang berhasil membaca arah bola lawan. Hasilnya, Dusun Tiga menang dengan skor 4–2 dan resmi dinobatkan sebagai Juara Sidorahayu Cup 2026. Sorak sorai penonton memecah langit sore itu, merayakan kemenangan yang diraih dengan perjuangan luar biasa.

Baca Juga :  Jersey Persija Laku Keras Usai Juara Piala Presiden

Sepanjang jalannya pertandingan yang berlangsung sangat ketat dan keras, wasit mencatat total empat kartu kuning dikeluarkan sebagai bentuk penegakan kedisiplinan agar permainan tetap berjalan wajar. Meski begitu, secara keseluruhan pertandingan berjalan tertib, damai, dan penuh semangat sportivitas.

 

Kehadiran tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga dari berbagai dusun turut memeriahkan acara ini. Sidorahayu Cup bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan wadah mempererat tali persaudaraan, memperkokoh kebersamaan antarwarga, sekaligus menjadi penutup yang sempurna dan bermakna dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat persatuan dan kegotongroyongan menjadi pemenang sejati di lapangan ini.

#gafur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *